ADA Kelangkaan Pupuk Bagi Petani Jabar

ADA Kelangkaan Pupuk Bagi Petani Jabar

BANDUNG,- Anggota Komisi II DPRD Jabar
Lina Ruslinawati mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat dipandang perlu meningkatkan kepedulian untuk petani.

Kepedulian tersebut, diharapkan dapat diimplementasikan dalam berbagai program strategis yang mampu meningkatkan pengembangan usaha petani, dan target ke depannya mampu membawa kesejahteraan untuk para petani.

“Sangatlah realistis Pemprov. Jabar mempunyai kepedulian tinggi untuk para petani,”katanya kepada wartawan, Jumat (13/11/2020)

Lina menilai, sektor pertanian hingga saat ini sangat berperan besar dalam kontribusinya pada PDRB.

Dari laporan yang diterima, sektor pertanian memberikan kontribusi pada PDRB mencapai 7 persen.

“Apa yang harus diberikan pemerintah kepada para petani , untuk konteks kekinian, pemerintah harus segera menyelesaikannya persoalan pupuk,”tegasnya

Persoalan pupuk, jelas Lina dari aspirasi yang muncul selama reses DPRD Jabar yang berlangsung Awal November 2020, banyak dikeluhkan oleh petani.

“Dari aspirasi yang muncul, pupuk saat ini di beberapa daerah mengalami kelangkaan,”ujarnya

Kendati ada harganya mahal. Kondisi ini, jika dibiarkan akan berakibat mengganggu’ produksi padi sebab dalam kurun waktu September hingga Desember 2020, merupakan waktu musim tanam. Dalam kurun waktu tersebut, pupuk sangat dibutuhkan petani.

Hal yang dibutuhkan untuk menyelesaikan persoalan ini, pemerintah perlu melakukan evaluasi perihal distribusi pupuk.

“Perlu dilakukan juga oleh pemerintah, anggaran subsidi pupuk kepada petani besarannya harus ditambah,”pungkasnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *