ADA Pertolongan Pertama Kesehatan Jiwa, Caranya…

ADA Pertolongan Pertama Kesehatan Jiwa, Caranya…

BANDUNG,- Salah satu bentuk Pertolongan Pertama Kesehatan Jiwa adalah Mental Health First Aid (MHFA), termasuk Suicide First Aid (SFA) di dalamnya.

Dokter dan Psikolog di RS Melinda 2, Teddy Hidayat.,dr.,Sp KJ (K) mengatakan take home message dari pelatihan ini adalah membantu seseorang agar dapat berperan menjadi yang lebih baik dan lebih siap dalam menghadapi kehidupannya.

“Pelatihan singkat ini bukan dirancang agar peserta menjadi terapis atau
“support group”, tetapi agar peserta mampu mengenali tanda-tanda dan memberikan pertolongan pada seseorang yang memerlukan karena tengah mengalami krisis mental dan membantunya membawa ke tenaga professional,”jelasnya

Studi metaanalisis yang dilakukan oleh Hadlaczky et al melaporkan bahwa Pertolongan Pertama Kesehatan Jiwa dapat meningkatkan literasi kesehatan jiwa dan menangkal stigma terkait
gangguan jiwa di masyarakat.

“Selain itu, peserta pelatihan menjadi lebih aktif dan peduli dalam
upaya mendukung orang-orang dengan gangguan jiwa dan memiliki pikiran atau tendensi bunuh
diri,”tambahnya

Pelatihan Singkat Online ini terdiri 2 bagian diantaranya:
I. Pertolongan Pertama Kesehatan Jiwa terdiri
a.Kondisi Kesehatan Jiwa
b.Penapisan Gangguan Jiwa
c.MHFA (Mental Health First Aid)
d.Pencegahan Bunuh Diri
e.Mengatasi Serangan Panik
f. Stres Pasca Truma – Intervensi Krisis
g.Mengatasi Pasien Psikotik Yang Agresif
h.Konseling Krisis Perkawinan
II. Building Mental Resilience (Student) terdiri
a.Personality
b.Increasing Empathy
c.Leadership Assessment Test
d.Increasing Motivation
e.Assertive Training
f. Communication Skill
g.Management Stress
h.Conflict Resolution

Adapun, nara sumber Pelatihan Singkat Online yakni Psikiater, Dokter dan Psikolog di RS Melinda 2, Teddy Hidayat.,dr.,Sp KJ (K), Dosen FSRD, STEI dan DKV ITB untuk Art Psychotherapy dan Virtual Reality Therapy, Prof.Luh Ketut Suryani.,dr.,SpKJ(K) untuk Mindfulness Meditation.

Sedangkan, Peserta Pelatihan Singkat Online ini adalah masyarakat dan mahasiswa yang berminat. Pelatihan
akan berlangsung mulai tanggal 8 Agustus 2020, selama 16 minggu yaitu setiap Hari Sabtu Jam
09.00-12.00 dan tidak dipungut biaya atau gratis.

Peserta dapat memilih apakah bersertifikat atau tidak bersertifikat. Sertifikat ditandangani oleh Kepala UPELKES Jawa Barat.

Dr Teddy menambahkan untuk peserta bersertifikat akan diberi tugas oleh Panitia sebagai bukti telah memiliki kompetensi modul tersebut
dan mengirimkan laporan paling lambat 2 minggu setelah pelaksanaan.

Berbagai pola adaptasi yang terjadi pada beberapa bulan terakhir ini akibat Pandemi – Covid-19, seperti keharusan mematuhi tatanan baru, perubahan di pekerjaan dan sekolah, serta pola relasi dengan orang lain menyebabkan meningkatnya masalah ganggua mental emosional di masyarakat.

Semakin mendesaknya kebutuhan masyarakat akan pertolongan pertama kesehatan jiwa menginisisasi pelatihan dengan metode pembelajaran yang sesuai yaitu melalui online.

“Karena sampai saat ini modul pelatihan melalui online belum tersedia, maka Emphatic Online Short
Course and Psychiatric Emergency (ESCAPE) yang diselenggaranakan oleh “ruangempati.com” dan “ruangtengah” merupakan salah satu jawabannya,”pungkasnya (AK2)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *