SBM ITB Tandatangani Kerjasama Riset dengan Jepang

SBM ITB Tandatangani Kerjasama Riset dengan Jepang

BANDUNG – Dekan SBM ITB, Prof. Sudarso K. Wiryono, dan Dr.rer.pol. Eko A. Prasetio, direktur MoT Lab, SBM-ITB, menghadiri International Symposium on Asian Management of Technology Education (ISAME) di Yamaguchi, Jepang baru-baru ini (21-22 November 2019).

 

Simposium tersebut adalah agenda tahunan yang dihadiri oleh anggota Asian Management of Technology (MoT) Consortium (AMC) yang terdiri dari Jepang (Yamaguchi University MoT), Indonesia (SBM-ITB), Malaysia (Universiti Teknologi Mara/UiTM dan Malaysia-Japan International Institute of Technology – Universiti Teknologi Malaysia/MJIIT UTM), Thailand (Chiang Mai University/CMU) dan Vietnam (Danang University).

 

Pada simposium ini ditandangani kerja sama penelitian kolaboratif antara anggota AMC, yaitu antara SBM-ITB dengan YUMoT dan CMU, dan UiTM dengan Danang University. Prof. Sudarso menandatangani kerja sama penelitian ini dari pihak SBM-ITB sedangkan YUMoT diwakili oleh Prof. Fukuyo.

 

Sudarso mengatakan semua kerja sama proyek penelitian internasional ini berada dalam ‘payung’ Project-based Action Research (PBAR). SBM ITB menjadi peneliti utama (principal investigator) dalam penelitian bertema “Opportunity and Challenge in the Implementation of Industry 4.0 in Indonesia: Case Study of Textile and Chemical Industry”

 

“Tema ini akan dikembangkan dalam konteks negara Asia Tenggara yang lain. Penelitian ini didanai oleh Kementerian Pendidikan Jepang melalui Yamaguchi University,” ujarnya.

 

Sementara itu UiTM memimpin riset kedua yang bertema “Digital Transformation and Sustainable Development”. Tema yang bersifat umum ini akan dikembangkan menjadi sub-sub tema yang lebih spesifik. Topik penelitian lain yang potensial adalah “Smart City and Low Carbon Society”, dimana masih pada tahap pengajuan proposal ke Kementerian Pendidikan Jepang. Dalam penelitian-penelitian di atas, keterlibatan industri menjadi unsur penting yang harus ada.

 

Kerja sama penelitian internasional ini bukan satu-satunya bentuk kerja sama dalam konsorsium. Kegiatan yang lain adalah pertukaran pelajar, berbagi kuliah (course-sharing), dan double degree program (yang masih dalam proses). Kegiatan-kegiatan tersebut menunjang internasionalisasi SBM ITB dan memberikan nilai tambah bagi pembelajaran mahasiswa dan penelitian dosen. AK1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *