KATA Alumni MBA ITB, Big Data Bikin Bisnis Makin Moncer

KATA Alumni MBA ITB, Big Data Bikin Bisnis Makin Moncer

BANDUNG- Bigdata dalam konsep bisnis memiliki peranan yang sangat penting bagi perusahaan agar dapat bersaing di industri. Hal itu, sudah dirasakan langsung oleh alumni MBA ITB, Fatih Hendrawan sekaligus CEO of Fatih Indonesia Master of Business Administration Creative and Cultural Entrepreneurship (MBA CCE) 56

Fatih mengaku sejak setahun lalu sudah menerapkan konsep big data di perusahannya. Menurutnya, big data merupakan satu hal yang sangat penting dilakukan para pengusaha atau pebisnis terutama para pelaku startup dimana sering melakukan bisnis secara konvensional sekarang harus memulai dengan data.

“Dari data itu kita bisa mengolah banyak hal,”katanya kepada usai mengikuti acara “Leaders Forum and Alumni Sharing” dengan Topik “Applying Big Data to Empower Your Business” di gedung Freeport Kampus SBM ITB, Jl Ganesha, Kota Bandung, Sabtu (12/10/2019)

Dia menyebutkan big data bisa dilakukan untuk mengolah sales projections, database termasuk customer juga. Selama setahun,
Ia sudah menerapkan konsep big data ini dari yang tadinya memulai dengan punya website pribadi yang hanya bisa mengolah dan menganalisa customer, produk depelovment kemudian target sales dan lainnya.

Namun setelah menerapkan konsep big data, lanjut Fatih, jadi lebih mengetahui profile customer termasuk transaksi pelanggan.

“Saya punya 10 ribu customer tapi saya tidak mengetahui cuatomernya siapa saja. Tapi setelah ada big data, saya bisa lebih dekat dengan customer dan bisa lebih tahu customer mana yang loyal,”imbuhnya

Sedangkan dampak yang lain tentunya ke penjualan misalnya jadi lebih terprediksi. Artinya dengan penerapan big data ini bisa melihat karakter pelanggan dari bisnis yang dijalankan.

“Misalnya bisa mengetahui ritme belanja pelanggan termasuk kisaran oenghasilan pelanggan terus waktu belanja mereka. Kita bisa tahu dari big data itu,”paparnya

Dia membantah jika keberadaan big data ini bisa mengurangi SDM atau tenaga kerja. Ia menegaskan bahwa dengan penerpaan big data kinerja perusahaan lebih efektif dan efisien tanpa mengurangi SDM.

“Artinya, ada hal yang tadinya tidak harus dikerjakan sekarang sebaliknya,”ungkapnya

Disinggung tentang perkembangan bisnis startup ke depan, Fatih menyebutkan akan semakin inovatif, pasalnya para pengusaha khususnya dari kalangan milenial akan semakin melek teknologi.

Semua pengusaha sudah mulai melek dengan teknologi terutama data dan mereka juga sudah mulai bisa menganalisa dari data-data itu.

“Trend tahun depan pertumbuhan startup akan sangat tinggi termasuk goalsnya akan meningkat dari pengusaha konvensional atau tradisional menjadi pengusaha melek akan data,”tandasnya (AK2)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *