ADA Penghargaan Top 50 Pemimpin Pembawa Perubahan untuk Bio Farma

ADA Penghargaan Top 50 Pemimpin Pembawa Perubahan untuk Bio Farma

BANDUNG – Direktur Operasi Bio Farma, M. Rahman Roestan meraih penghargaan Top 50 Pemimpin Pembawa Perubahan untuk kategori Pemimpin Inspiratif dan Inovatif Indonesia dari Seven Sky Global Media ( 7Sky Media ) dan Majalah I’M di Jakarta, pada Jum’at 25 Oktober 2019.

Menurut Ketua Penyelenggara Anugerah Top 50 Pemimpin Pembawa Perubahan Bisma Mukti

Wibowo, mengatakan penilaian berdasarkan pada riset internal yang dilakukan oleh 7sky Media dan

Majalah IM Indonesia, diantaranya reputasi, pemberitaan di media massa dan kegiatan pemimpin

yang dinilai telah memiliki prestasi/kenerja yang memuaskan serta berkontribusi tinggi dalam

membangun di Indonesia, dan pemimpin yang memiliki, kapabilitas, acceptability, integrity,

credibility, track record dan Innovation dengan atribut pengukuran seperti menginspirasi banyak

orang untuk keluar dari zona nyaman, membuat sebuah gebrakan revolusioner.

Top Socio-Eco Friendly Sektor Processing Industry dari Warta Ekonomi Bio Farma meraih penghargaan Devising Adaptation And Transformation Contingency untuk kategori

TOP Socio-Eco Friendly, Sector : Processing Industry dari Warta Ekonomi. Penghargaan yang

diserahkan oleh Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survey dan Konsultan Kementrian BUMN

RI Gatot Trihargo, dan CEO dan Pimpinan Redaksi Warta Ekonomi Muhammad Ihsan, kepada Senior

Executive Vice President Production Bio Farma, Juliman pada tanggal 28 Oktober 2019 di Jakarta.

Penilaian ini, didasarkan pada riset Warta Ekonomi yang memfokuskan kepada performa finansial,

kebijakan strategis dalam melakukan inovasi ataupun ekspansi bisnis. Kemudian, pada aspek

kebijakan perusahaan BUMN dalam beradaptasi pada perubahan teknologi baik pada aspek

operasional ataupun teknis guna memberikan pengalaman yang terbaik bagi para konsumennya.

Metode penilaian terakhir adalah melalui metode kualitatif dengan Analisa laporan keuangan serta

proses media monitoring terhadap pemberitaan perusahaan BUMN serta anak usaha untuk

mengetahui kebijakan-kebijakan yang dilakukan perusahaan BUMN dan anak usaha terkait dengan

inovasi, kepedulian sosial serta lingkungan.

Menurut Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Konsultan, Kementerian BUMN Gatot

Trihargo mengatakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebagai badan usaha yang dimiliki oleh

pemerintah pun tidak terlepas dari tuntutan perubahan tersebut. Strategi bersaing yang

konvensional kini tidak lagi menarik perhatian para konsumen,terutama konsumen usia muda

ataupun milenial.

“Strategi-strategi yang kekinian serta mampu mengadopsi unsur teknologi lah yang diharapkan oleh

konsumen tersebut. Dalam beberapa tahun ke depan, generasi milenial tersebut adalah para calon

pengambil keputusan, baik dalam rumah tangga, bisnis, ataupun sosial,” ujar Gatot.

Sementara itu Juliman mengatakan, penghargaan ini merupakan apresiasi bagi Bio Farma yang

bergerak dalam bidang farmasi, yang sejak pendiriannya, harus selalu beradaptasi dengan

perkembangan penyakit sehingga dituntut untuk terus berinovasi untuk menemukan produk yang

memang dibutuhkan untuk mencegah penyakit tersebut

“Kecepatan virus atau bakteri bermutasi lebih cepat daripada kemampuan produsen farmasi untuk

menemukan formula terbaru dalam hal mencegah suatu penyakit. Oleh karenanya inovasi dan

beradaptasi dengan teknologi terkini dalam penemuan vaksin menjadi suatu keharusan bagi kami,”

Ujar Juliman

Juliman menambahkan, Inovasi yang dilakukan oleh Bio Farma, tidak terbatas pada aspek produksi,

proses produksi maupun peneltiain, namun juga terletak pada aspek strategi bisnis, seperti

perluasan pasar dan diplomasi pemasaran yang sifatnya inovatif, kreatif dan invensi. AK1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *