Selamat HUT PT KAI ke-74 Tahun !

Selamat HUT PT KAI ke-74 Tahun !

BANDUNG – Merayaan Hari Ulang Tahun ke-74 PT Kereta Api Indonesia (Persero), KAI melaksanakan Family Gathering di Pusdiklat Ir. H. Djuanda, Bandung pada Minggu (29/9). Kegiatan family gathering ini diikuti oleh 8.000 lebih pegawai KAI beserta keluarganya untuk bersama-sama merayakan ulang tahun KAI. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Menteri BUMN Ibu Rini M. Soemarno yang akan mengikuti kegiatan jalan sehat sejauh 5 km.

Kegiatan dimulai dengan peresmian Gerbang Pusdiklat Ir. H. Djuanda yang kini menampilkan monumen Lokomotif BB 300. Lokomotif BB 300 ini merupakan lokomotif tahun 1958 produksi Fried Krupp, Jerman. Lokomotif tersebut sebelumnya sempat beroperasi melayani berbagai rute baik di pulau Jawa dan Sumatera.

“Lokomotif BB 300 ini terakhir beroperasi di tahun 2015, lalu kini kami jadikan monumen di Pusdiklat Ir. H. Djuanda sebagai bentuk pelestarian terhadap benda-benda bersejarah yang dimiliki oleh KAI,” ujar Direktur Utama KAI Edi Sukmoro.

Pada kegiatan yang sama Ibu Rini M. Soemarno juga berkesempatan muluncurkan buku “Menjaga Jalan Baja – Jawa Barat dan Banten”. Buku ini menyajikan profil dari jalur kereta api non aktif Provinsi Jawa Barat dan Banten. Buku ini merupakan sinergi dari KAI dan Yayasan Kereta Anak Bangsa.

“Banyak jalur kereta api non aktif di Jawa Barat dan Banten yang memiliki potensi luar biasa. Melalui buku ini, KAI berharap dapat melestarikan aset perkeretaapian yang bernilai sejarah,” tambah Edi.

Saat ini, KAI sedang fokus melakukan reaktivasi jalur KA non aktif, Cibatu-Garut sejauh 19 km. Tujuannya untuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat Garut yang ingin menggunakan kereta api langsung menuju Bandung atau Jakarta.

“Progres sampai dengan saat ini, KAI sudah melakukan uji coba sejauh 9 km dengan Kereta Perawatan Prasarana sampai dengan Stasiun Wanaraja. Targetnya jalur sampai ke Garut dapat dioperasikan pada awal tahun 2020,” tambah Edi.

Sebagai ungkapan rasa syukur, akan dilaksanakan penyerahan bantuan dari CSR KAI dan Yayasan Pusaka, yang merupakan Yayasan milik KAI. KAI memberikan beasiswa sebesar Rp1 juta per anak yang diberikan kepada 74 siswa SD berprestasi namun kurang mampu di sekitar wilayah Pusdiklat Ir. H. Djuanda. Selain itu, Yayasan Pusaka memberikan bantuan pendidikan kepada ke 29 anak yatim dengan berbagai tingkat pendidikan dari berbagai wilayah operasi KAI. Total nilai bantuan yang diberikan oleh Yayasan Pusaka adalah sebesar Rp 214 Juta. Berbagai bantuan ini KAI berikan untuk meringankan beban masyarakat dalam mengenyam pendidikan.

“Melalui pemberian bantuan ini, KAI ingin menunjukkan sumbangsihnya kepada masyarakat khususnya para pelajar. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk BUMN Hadir Untuk Negeri yang dirangkaikan dalam rangka HUT ke-74 Kereta Api Indonesia,” tutup Edi. AK1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *