ADA Lima Pernyataan Sikap IMM Terkait Kondisi Negeri

ADA Lima Pernyataan Sikap IMM Terkait Kondisi Negeri

BANDUNG – Gubernur Jawa Barat membuka Musyawarah Daerah (Musda) XIII Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Jawa Barat di Pesantren Darul Arqom Muhammadiyah, Kabupaten Garut, Sabtu (28/9/19).

Pada kesempatan ini, Emil — sapaan akrab Ridwan Kamil menerima lima pernyataan sikap IMM Jabar yang disuarakan dalam sebuah deklarasi.

Sebagai wakil dari pemerintah pusat, Emil mengaku pihaknya akan menyampaikan pernyataan sikap tersebut kepada Pemerintah Pusat melalui sebuah kanal komunikasi.

“Hari ini saya menerima pernyataan sikap dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Jawa Barat. Tentunya isinya mewakil semangat tuntutan dari seluruh mahasiswa,” ujar Emil.

“Saya selaku perwakilan Pemerintah Pusat di daerah akan langsung besok menyampaikan melalui sebuah kanal komunikasi tuntutan yang tadi dibacakan kepada Pemerintah Pusat khususnya ke Pak Presiden dan pihak-pihak terkait,” lanjutnya.

Menurut Emil, aspirasi tersebut penting untuk disampaikan. Karena kunci dari aksi mahasiswa turun ke jalan yang beberapa hari belakangan ini terjadi, karena ada aspirasi yang ingin disampaikan.

Selain itu, dalam sambutannya Emil menyampaikan ucapan belasungkawa atas gugurnya Immawan Randy, dalam aksi demonstrasi di Sulawesi Tenggara. Randy merupakan salah seorang kader IMM Provinsi Sulawesi Tenggara. Dia pun mengaku telah melaksanakan salat gaib pada kegiatan Salat Subuh Keliling (Subling) di Kota Banjar.

“Saya menghaturkan duka cita yang mendalam karena salah satu sahabat dari IMM, Immawan Randy di Sulawesi Tenggara meninggal dunia oleh situasi seperti ini,” tutur Emil.

“Sehingga kami melaksanakan salat gaib juga, ada tiga yakni selain buat Randy, juga ada gempa bumi di Ambon dan situasi di Papua,” tambahya.

Silent Minority

Lebih lanjut, menurut Emil masyarakat terbagi menjadi dua, yaitu noisy minority, masyarakat yang jumlahnya sedikit tapi bersuara lantang. Kedua, silent minority yaitu masyarakat yang jumlahnya besar tapi tidak bisa menyuarakan aspirasinya.

“Buat mahasiswa tetap semangat. Nah, silent minority biasanya kalau sudah marah pasti titipnya itu ke mahasiswa. Jadi, mahasiswa punya tanggung jawab sosial juga sebagai penyambung lidah rakyat. Tentulah dengan dua kelebihan mahasiswa dibanding yang lain,” kata Emil. AK1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *