KATA DPRD Jabar, TPPAS Lulut Nambo Harus Jadi Percontohan Daerah Lain

KATA DPRD Jabar, TPPAS Lulut Nambo Harus Jadi Percontohan Daerah Lain

BOGOR – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat Daddy Rohanady mendesak pemerintah melakukan uji coba Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Lulut Nambo, Kabupaten Bogor, sebelum resmi beroperasi pada 2020.
“Mungkin sebulan atau dua bulan sebelumnya kita harapkan ada ujicoba. Jadi dengan ujicoba tersebut kita akan melihat sesungguhnya kapasitas bisa menampung 1.600 ton per hari” ucap Daddy kepada wartawan di sela kunjungan kerja Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat di TPPAS Lulut Nambo, Kamis (9/5/2019).

Daddy berharap, TPPAS Nambo dapat menjadi pilot project bagi daerah lain. Sehingga semua wilayah di Jawa Barat memiliki tempat pemrosesan dan pengelolaan akhir sampah yang tepat guna dan bermanfaat untuk masyarakat.

“Sehingga kita tidak perlu dipusingkan dengan urusan sampah, karena sekarang sampah masih menjadi persoalan yang serius,” tegasnya

Menurut Daddy, TPPAS Lulut Nambo ini akan menjadi fasilitas pengolah sampah moderen pertama di Indonesia. Teknologi yang digunakan adalah MBT (Mechanical Biological Treatment) untuk mengubah sampah menjadi Refuse Derived Fuel (RDF) atau bahan bakar alternatif pengganti batu bara.

Seperti diketahui, Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menjalin kerja sama dengan PT Jabar Bersih Lestari (PT JBL) sebagai pemenang lelang proyek pengolahan sampah regional.

“Nilai investasi proyek tersebut menembus 46 juta USD atau sekitar Rp 600 miliar,”pungkasnya (AK2)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *