ADA 18 Juta Pemudik Tahun Ini

ADA 18 Juta Pemudik Tahun Ini

BANDUNG – Dalam acara Jabar Punya Informasi (JAPRI) di Gedung Sate Bandung, Selasa (21/5), Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat mengungkapkan bahwa sejauh ini pembaharuan pemasangan rambu-rambu lalu lintas di Jawa Barat baru mencapai 28 persen. Padahal di musim lebaran tahun ini diusung isu mengenai keselamatan.
Kadishub Jabar, Heri Antasari mengatakan bahwa pihaknya terus melakukan koordinasi dengan pihak kabupaten/kota dalam memperbaharui rambu-rambu lalu lintas yang sesuai dengan peruntukkannya. Jawa Barat selalu menjadi wilayah penyangga dalam musim lebaran atau mudik. Menurut Heri, pemudik dari Jakarta yang menuju daerah-daerah lain yang ada di Jawa, pastinya akan melintasi Jawa Barat.
Lebih lanjut Heri mengatakan, bahwa dari hasil survey Balitbang (Badan Penelitian dan Pengembangan) Kementrian Perhubungan, jumlah pemudik tahun ini diprediksi berjumlah 18,2 juta jiwa atau naik antara 8-12 persen.
“Diperkirakan naik 10 – 12%, itu dari hasil survey Balitbang Kemenhub, bahwa total jumlah pemudik kurang lebih 18,2 juta tahun ini yang tersebar dari 3 titik, pertama Jabodetabek (utamanya DKI Jakarta), yang kedua Banten, dan yang ke-3 dari Bandung Raya”, ungkap Heri.
Dalam acara JAPRI ini, Heri juga mengemukakan bahwa para pemudik memiliki jalur favorit. Untuk tol nya ada di wilayah Pantura, sedangkan non tol nya ada di jalur Selatan atau wilayah Tengah Jawa Barat, seperti dari Cianjur, Bandung kemudian ke Nagreg, Malangbong, Tasik dan seterusnya. Untuk itu, pihaknya akan sesegera mungkin menyelesaikan pembaharuan rambu-rambu lalu lintas hingga H-10, agar bisa memudahkan para pemudik sampai ditujuannya dengan selamat.
“Kita akan segera mengeluarkan semacam surat himbauan/edaran juga kepada swasta yang ingin berpartisipasi, untuk memasang rambu-rambu lalin atau darurat berdasarkan supervisi dari Dishub Jabar. Di semua jalur mudik di kota/kabupaten, semisal jalan-jalan alternatif, pasar tumpah atau titik-titik rawan kecelakaan,” pungkas Heri. AK5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *