KATA Emil : Media Harus Santun

KATA Emil : Media Harus Santun
BANDUNG – Gubernur Jabar Ridwan Kamil atau Lang Emil meminta media untk santun dalam berbahasa, agar tidak menimbulkan persepsi yang lain-lain dari masyarakat. Hal itu diungkapkan Kang Emil di hadapan para pemimpin redaksi media cetak maupun elektronik dan online di Bandung, Jum’at (23/4/2019).
“Contohnya seperti kejadian di Dayeukolot kemarin. Dengan kata ‘labrak’ itu persepsinya kan jadi seperti ada kekerasan fisik, padahal sama sekali tidak” katanya
Selain itu Emil juga meminta media untuk mengabarkan kerja pemerintah dalam bidang bemcana, jangan hanya dampak bencananya saja.
“Bahwa dampak banjir memang menyulitkan, melelahkan, depresi, itu iya kami juga akui. Tetapi disamping itu masyarakat juga kan perlu tahu apa saja yanh sedang diupayakan pemerintah mengatasi banjir. Seperti rrkayasa di curug jompong, pembuatan kolam-kolam retensi dan lain-lain” ujarnya.
Emil menegaskan bahwa pemerintah tidak tinggal diam dalam urusan bencana. Pemerintah tetap bekerja. Dalam acara silaturaim gubernur dan pemimpin media juga diungkapkan kemungkinan Gubernur menunjuk juru bicara.
“Kalau Saya seneng aja bila ini disepakati. Artinya beban saya agak berkurang. Tetapi benar-benar harus disepakati bersama. Tidak seperti ketika Saya walikota dulu, pernah ada rencana seperti itu tetapi wartawannya menolak” katanya.
Pertemuan Gubernur dengan pimpinan media itu akan dirutinkan ke depan. Namun waktunya tergantung situasi yang disepakati. AK4

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *