Kemenhub: Sudah ADA 15 Trayek Tol Laut Beroperasi

Kemenhub: Sudah ADA 15 Trayek Tol Laut Beroperasi

TANGERANG,-Melalui ajang Sinergi Aksi Informasi Komunikasi (SAIK) 2018. Kementerian Perhubungan RI (Kemenhub) ingin menginformasikan kepada masyarakat hasil kinerja pemerintah di bidang transportasi dalam kurun waktu empat tahun terakhir.

Kepala Bagian Publikasi dan Pelayanan Informasi, Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan, Bambang Widjonarko menjelaskan di sektor transportasi laut, Kemenhub terus menambah jumlah trayek tol laut. Pada 2018, sebanyak 15 trayek tol laut dioperasikan dengan mayoritas rute menyasar kawasan Indonesia Timur.

“15 trayek laut dioperasikan dengan mayoritas rute menyasar kawasan Indonesia Timur,”katanya kepada wartawan pada kegiatan SAIK 2018 di Tangerang, Senin (3/12/2018)

Selain itu, kata Bambang, Kementerian Perhubungan juga membangun pelabuhan non komersial di sejumlah lokasi. Di sektor transportasi udara, Kementerian Perhubungan membangun bandar udara di daerah terpencil hingga perbatasan untuk membuka akses transportasi dan konektivitas.

Sedangkan di sektor transportasi darat, kata Bambang dalam periode 2014 – 2018 Kementerian Perhubungan membangun pelabuhan penyeberangan di 21 lokasi, serta membangun kapal penyeberangan roro sebanyak 14 unit.

“Tidak hanya itu, Kementerian Perhubungan juga membangun Bus Rapid Transit (BRT) sebanyak 1.918 unit, serta merehabilitasi terminal di 65 lokasi,”jelasnya

Bambang menambahkan di sektor perkeretaapian, Kementerian Perhubungan membangun jalur kereta api di sejumlah titik di Indonesia, termasuk jalur ganda dan reaktivasi rel sepanjang 735,19 kilometer.

“Selain itu, melakukan peningkatan dan rehabilitasi jalur kereta api sepanjang 394,6 kilometer,”ujarnya

Seperti diketahui, Sinergi Aksi Informasi dan Komunikasi (SAIK) 2018 berlangsung mulai tanggal 2 hingga 4 Desember 2018. Selain pameran, kegiatan yang diawali dengan senam sehat bersama disabilitas ini juga diisi dengan pertemuan bakohumas nasional, Anugerah Media Humas (AMH) tingkat nasional, eksebisi kehumasan, pelayanan publik, Kelompok Informasi Masyarakat (KIM), festival pertunjukkan rakyat dan flash blogging.

Acara yang digagas Kementerian Komunikasi dan Informatika tersebut menjadi ajang bagi praktisi humas pemerintah untuk menampilkan kreatifitas dalam menyajikan materi publikasi. Tidak hanya dari pemerintahan pusat namun juga di daerah, BUMN, BUMD serta perguruan tinggi. Terdapat 80 stand pameran yang diisi oleh 31 partisipan Humas dari berbagai instansi pemerintah. (AK3)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *