ADA Urban Vilage 2018 di Gedung Sate

ADA Urban Vilage 2018 di Gedung Sate

 

BANDUNG,- Mahasiswa Ilmu Komunikasi Telkom University menyelenggarakan acara promosi budaya bertajuk Urban Village 2018 dengan mengangkat tema Ameng Ka Jabar di Gedung Sate, Sabtu (1/12/2018)

Dalam acara ini dimeriahkan oleh kelompok yang memasarkan berbagai wilayah di Jawa Barat, seperti Sukabumi SAE, CirebonKU, Purwakarta ELOK, Singgasana Sumedang, Hembusan Majalengka, dan Garut Mooi.

Pada puncak acara, mereka  menampilkan atraksi teatrikal yang berhubungan dengan kebudayaan khas, menyajikan kuliner khas yang lezat, serta menghadirkan games yang sayang jika dilewatkan. Dalam kesempatan ini pula, Acil Bimbo hadir sebagai juri tamu untuk memberi penilaian untuk performing art.

“Kegiatan ini bagus karena memberi lahan untuk meningkatkan kreativitas budaya lokal Jawa Barat,” kata Acil Bimbo

Selain performing art, kuliner, dan games, enam wilayah Jawa Barat tersebut mempersembahkan kampanye yang terbilang unik untuk mengenalkan budaya khas yang masih asing hingga dilupakan masyarakatnya sendiri.

Adapun, Dosen dan Penanggung Jawab Urban Village 2018 Arie Prasetyo menjelaskan kampanye tersebut meliputi Wujudkeun Plara SAE (Sukabumi SAE) mengenai kebersihan Pelabuhan Ratu yang dapat menyejahterakan nelayan tetapi kurang disadari masyarakat, Untukmu BelawaKU (CirebonKU) mengenai Kura-kura Belawa sebagai salah satu hewan khas Cirebon yang hampir punah,

“Ada juga Jangan Tinggalkan ELOKnya Keramik (Purwakarta ELOK) mengenai minimnya pengetahuan dan pelestarian kerajinan Keramik Plered,”ujarnya

Selanjutnya, Secangkir Mutiara dari Sumedang (Singgasana Sumedang) mengenai Kopi Buhun khas Sumedang yang masih asing di telinga masyarakatnya, 528 Irama untuk Tanah Maja (Hembusan Majalengka) mengenai popularitas Genteng Jatiwangi yang juga sebagai bahan dasar alat musik mulai luntur keberadaannya karena menurunnya produksi, serta Jendela Dunia dari Garut (Garut Mooi) yang ingin mengajak siswa di Garut untuk antusias dalam mencari pengetahuan lewat berbagai buku.

Urban Village sendiri juga memiliki kampanye besar bertajuk Meraih Mimpi Kecil JABAR, bahwa para penyandang disabilitas Jawa Barat memiliki impian yang besar serta dapat membuktikan segudang prestasi seperti manusia pada umumya. Kampanye ini dalam tahap realisasinya didukung oleh sejumlah SLB di Bandung, nantinya akan hadir memeriahkan Gedung Sate dengan kreativitas mereka yang tak kalah keren.

Urban Village merupakan acara promosi budaya Nusantara persembahan mahasiswa Ilmu Komunikasi Telkom University konsentrasi Marketing Communication.

“Tahun ini, Urban Village memiliki tiga rangkaian acara, yaitu Pra Event 1 pada 2 Mei 2018 di Situ Techno Telkom University, Pra Event 2 pada 23 September 2018 di Car Free Day Dago, dan Main Event yang akan dilaksanakan pada 1 Desember 2018 di Gedung Sate,”pungkasnya (AK4)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *