Kapolri Puji e-Samsat Jabar

Kapolri Puji e-Samsat Jabar

 

BALI – Bank bjb bersama 23 Bank Pembangunan Daerah (BPD), 4 Bank BUMN, dan 3 Bank Swasta telah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) antara Kepolisian Negara Republik Indonesia, Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, PT. Jasa Raharja (Persero) dan 23 Provinsi di Pulau Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Kalimantan mengenai “Layanan Samsat Online (e-Samsat) Nasional”.
“Nota kesepahaman e-Samsat Nasional yang telah kami tanda tangani hari ini meliputi pelayanan Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan Tahunan,” jelas Direktur Utama bank bjb Ahmad Irfan, usai bersama puluhan direktur bank lainnya dan perwakilan pemerintah provinsi menandatangani naskah MoU e-Samsat Online Nasional, di Kuta, Bali, Kamis (15/11).
Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian turut hadir menyaksikan penandatanganan naskah MoU tersebut. Dalam sambutannya, Kapolri secara khusus memberikan apresiasi kepada pemerintah provinsi jawa barat,mempelopori inovasi pelayanan pembayaran pajak kendaraan bermotor bersama dengan bank bjb melalui produk perbankan.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah jawa barat dan bank bjb telah membantu polri dalam upaya meningkatkan penerimaan pendapatan pajak kendaran bermotor melalui pengembangan inovasi e-samsat dan layanan samsat lainnya termasuk salah satunya adalah samsat gendong,” ujar Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, dalam sambutannya di acara yang sama.
Atas apresiasi dari Kapolri tersebut, Ahmad Irfan menyatakan terimakasih untuk dukungan polri atas inovasi produk Samsat yang terus dikembangkan oleh tim pembina samsat jabar bersama bank bjb.
“Bersama Polri, Tim Pembina Samsat Jabar yang terdiri dari Pemerintahan Provinsi Jawa Barat, PT Jasa Raharja dan polda jabar sebagai koordinator, kami sebagai bank persepsi pengelolaan pendapatan daerah telah dapat berkerjasama dengan baik mewujudkan inovasi-inovasi layanan samsat salahsatunya samsat gendong. “jelas Ahmad Irfan.
Pada bagian lain, Ahmad Irfan mengatakan, keuntungan dari penerapan samsat online nasional ini adalah, akan memberi kemudahan kepada para wajib pajak yang memiliki kendaraan yang terdaftar di wilayah Jawa Barat, dapat melakukan pembayaran di seluruh jaringan kantor ataupun jaringan elektronik bank yang telah bekerjasama.

“Para wajib pajak itu tetap bisa melakukan pembayaran pajak kendaraannya melalui jaringan bank yang sudah ikut kerjasama dalam e-Samsat Nasional. Begitupun sebaliknya, nasabah bank bjb yang memiliki kendaraan yang tercatat di luar Jawa Barat juga bisa melakukan pembayaran pajaknya melalui channel bank bjb (atm, sms banking dan bjb net),” jelasnya.
Ikut pula menandatangani naskah MoU itu para Pembina Samsat Nasional yang terdiri dari Kakorlantas Polri, Dirjen BKD Kemendagri, dan Direktur Utama PT Jasa Raharja (Persero).
Pada kesempatan yang sama, Ahmad Irfan menjelaskan, ikut sertanya bank bjb melayani Pembayaran Samsat Online Nasional ini bukan tanpa alasan. Sebab selama ini bank bjb sendiri merupakan bank pembangunan daerah yang selalu aktif berinovasi meningkatkan pelayanan bagi masyarakat. Inovasi itu ditunjukkan bank dengan kode emiten BJBR ini melalui kemudahan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor sejak tahun 2014 dengan produk e-samsat Jabar dan t-samsat.

Selama ini, lanjutnya, bank bjb telah melakukan pengembangan sistem dan bekerjasama dengan pihak-pihak terkait untuk implementasi e-Samsat Nasional ini.
“Awalnya, kemudahan membayar pajak kendaraan dilakukan bank bjb melalui Program bjb e-Samsat. Yaitu program pembayaran pajak kendaraan bermotor tanpa harus datang ke kantor Samsat. Masyarakat cukup melakukan pembayaran melalui jaringan e-Channel (bjb DIGI & bjb ATM) bank bjb. Kemudian setelah sukses mengembangkan bjb e-Samsat, kami pun kembali mengembangkan terobosan baru untuk mempermudah nasabah membayar pajak melalui T-Samsat,“ jelas Ahmad Irfan.
Tentang bjb T-Samsat ini, Ahmad Irfan lebih lanjut menjelaskan, merupakan layanan pembayaran pajak kendaraan bermotor yang bisa dilakukan melalui sistem cicil atau angsuran. Pembayaran ini nantinya di debit secara otomatis dari rekening nasabah bank bjb.
“Dengan mekanisme pembayaran ini, masyarakat tidak merasa terbebani untuk membayar pajak kendaraan bermotor. Bahkan ada layanan tambahan yang mengingatkan masyarakat agar tidak lupa membayar pajak kendaraan bermotor miliknya,” tegasnya.
Ahmad Irfan juga menambahkan, sebagai bank pembangunan daerah yang telah go public dan sudah menasional, memiliki salah satu misi yaitu sebagai penggerak laju perekonomian daerah. Karenanya bank bjb terus berkomitmen untuk mendukung program Pemerintah. Terutama dalam meningkatkan optimalisasi penerimaan daerah dari sektor pajak salah satunya pajak kendaraan bermotor.
“Untuk itulah kami terus berupaya meningkatkan pelayanan, salah satunya dengan mengembangkan perluasan dari layanan elektronik Samsat (e-Samsat) melalui bjb e-Samsat dimana wajib pajak dapat melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor melalui jaringan e-Channel (bjb DIGI & bjb ATM) bank bjb dan autodebet dengan produk T-Samsat.”
Kemudian Irfan menambahkan “Pada perkembangannya, bank bjb membuat aplikasi bagi wajib pajak dalam melakukan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tanpa harus datang ke kantor Samsat. Masyarakat cukup melakukan registrasi layanan menabung pajak (T-Samsat), maka sistem akan melakukan pendebetan sesuai dengan nominal yang mesti dibayar wajib pajak. Langkah tersebut, merupakan realisasi semboyan bank bjb, “Biarkan Kami yang Bekerja untuk Anda”.
“Melalui program T-Samsat ini, banj bjb berharap adanya perluasan layanan dan dapat mendukung pencapaian target penerimaan setoran pajak kendaraan bermotor dalam rangka meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ujarnya.
Selanjutnya, dengan adanya sinergi Layanan Samsat Online Nasional ini, bank bjb berharap dapat semakin meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sebagai wajib pajak sehingga masyarakat semakin dapat terlayani secara optimal dan dapat menikmati kemudahan-kemudahan seperti tidak perlu antre, dapat menikmati pelayanan yang mudah, cepat, transparan dan akuntabel serta sistem ini juga diharapkan dapat mencegah terjadinya praktik percaloan yang kerap terjadi dalam pengurusan berbagai pembayaran di Samsat sehingga dapat membantu Pemerintah dalam mencegah terjadinya praktik-praktik percaloan.
Selain e-Samsat Online Nasional ini, sebagai bank persepsi dalam hal pengelolaan penerimaan layanan pajak pemerintahan provinsi dan pemda kabupaten/kota serta pemerintah pusat, bank bjb telah mengembangkan layanan pembayaran pajak melalui bjb etax. Ini merupakan layanan pembayaran pajak secara online melalui jaringan kantor dan e-channel bank bjb serta jaringan pihak ketiga seperti Indomart, Alfamart, Payment Point Online Bank (PPOB), dan fintech.
Bagi bank bjb sendiri, menurutnya, juga dapat menikmati manfaat berupa adanya peningkatan fee based income dan perluasan layanan bagi nasabah.
“Untuk itu Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah atas kepercayaannya selama ini untuk bersinergi dengan bank bjb dengan semangat bersama-sama membangun bangsa,” pungkasnya. AK1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *