Awas ADA Hoax Terkait Gempa Megathrust

Awas ADA Hoax Terkait Gempa Megathrust

BANDUNG – Akhir-akhir ini muncul isu akan terjadi gempa besar yang melanda Jakarta dinamakan Gempa Megathrust. NAmun Badan Geologi Kementerian ESDM menyangkal jika gempa itu akan segera terjadi.

 

Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM Rudy Suhendar mengatakan bencana alam seperti gempa bumi tidak bisa diprediksi kapan akan terjadi, namun hanya dapat dimitigasi dengan keilmuan sebagai langkah antisipasi meminimalisir korban jiwa dan korban harta benda.

 

“Kapan gempa itu tidak ada yang tahu, kecuali Tuhan. Kami hanya bisa memprediski kira-kira wilayah mana yang rawan dan kekuatanya berapa besar,” jelasnya kepad awartawan di kantor PVMBG Jalan Diponegoro Kota Bandung, Kamis (8/3).

 

Menurutnya, Indonesia merupakan wilayah yang dilewati tiga sesar besar, yakni lempeng Eurasia, lempang Australia dan lempeng Pasifik. Dampak positifnya adalah wilayah Indonesia kaya akan sumber daya alam, mulai dari Barat hingga Timur.

 

Disisi lain juga menjadi wilayah dengan kerawanan bencana yang tinggi, seperti gempa bumi, longsor, tsunami dan letusan gunung merapi. Terkait gempa Megathrust yang dianggap akan menghancurkan Jakarta serta kota disekitarnya termasuk di Jawa Barat, menurut Budi Suhendar hal itu tidak perlu dibesar-besarkan.

 

“Jakarta masih aman untuk ditinggali, memang kewaspadaan perlu. Diantaranya membuat perencanaan kota yang baik, jangan membangun di lokasi rawan bencana,” kata dia.

 

Untuk diketahui Jakarta pernah diguncang gempa besar pada tahun 1699,1780 dan 1834, namun tidak tidai menimbulkan korban besar karena penduduk saat itu masih sedikit.

 

Namun jika terjadi , kekuatan maksimal gempa Megathrust dapat mencapai skala 9,2 skala richter. Namun demikian, gempa tidak akan terjadi di Jakarta, tetapi di lempengan Selat Sunda, dengan jarak sekitar 10 kilometer dari Jakarta, sehingga dampaknya juga tidak hebat.  AK1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *