Museum Sri Baduga: ADA Koleksi Master Piece

Museum Sri Baduga: ADA Koleksi Master Piece
Replika Kereta kencana kesultanan Cirebon ini dibuat serupa asli baik ukuran maupun bentuknya. Kereta unik ini memadukan 3 unsur binatang yakni burung, ular naga dan gajah.

Museum ini banyak menyimpan koleksi master piece. Salah satunya sebuah koleksi langka berupa peta wilayah Madura yang dibuat pada tahun 1885. Peta itu menggambarkan Wilayah Keresidenan dan distrik di Pulau Jawa dan Madura pada masa pemerintahan Kolonial Belanda. Nama-nama tempat yang tercantum pada peta tersebut sudah banyak yang berubah diantaranya distrik Batavia menjadi DKI Jakarta, distrik Bagelen menjadi Kebumen, distrik Basoeki menjadi Kabupaten Jember dan distrik Kedu menjadi Kabupaten Magelang.

Selain memiliki koleksi asli, museum ini juga mencoba untuk melengkapi temuan sejarah dengan membuat replikanya. Misalnya saja Kereta Kencana Paksinagaliman yang merupakan kereta asal Cirebon. Kereta kencana kesultanan Cirebon ini dibuat serupa asli baik ukuran maupun bentuknya. Kereta unik ini memadukan 3 unsur binatang yakni burung, ular naga dan gajah.

Pada leher tertera angka tahun dalam huruf Jawa 1530 Saka ( 1608 M ). Diperkirakan dibuat pada Masa pemerintahan Panembahan Ratu. Kereta ini diduga sebelumnya hanyalah sebuah jampana atau tandu tampak pada bagian badan yang merupakan kesatuan yang utuh.

Kontruksi putaran roda dibagian depan mengadopsi dari kebudayaan Cina. Sedangkan bentuk roda belakang seperti payung dengan kemiringan as 400 dan ukuran dalam satuan sentimeter merupakan pengaruh budaya Eropa. Sejak tahun 1930 kereta kencana yang asli tidak lagi digunakan dan disimpan di museum keluarga kanoman.

Beberapa benda yang juga memiliki nilai tak terhingga adalah koleksi lukisan. Menurut pengelola museum, ada beberapa koleksi lukisan yang pernah masuk dalam bursa lelang Christie. Seperti diketahui, setiap lukisan yang pernah masuk dalam tempat lelang Christie selalu memiliki nilai tinggi, minimal dengan harga diatas 2 miliar rupiah.

Selain koleksi lukisan bernilai miliaran rupiah, museum ini juga memiliki koleksi uang kuno, topeng kuno dan benda-benda logam termasuk senjata yang terbuat dari logam mulia seperti emas dan mutiara. Tentunya koleksi-koleksi itu tidak selalu dipamerkan, hanya pada saat-saat tertentu saja ada pameran khusus master piece. AK1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *